Faktor yang Mempengaruhi Minat Petani dalam Mengadopsi Combine Harvester
Studi Kasus Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember
DOI:
https://doi.org/10.47134/trilogi.v5i1.1604Keywords:
combine harvester, faktor, logistik biner, minat, petaniAbstract
Combine harvester merupakan alat panen yang dapat meningkatkan efisiensi peroses panen, mengurangi biaya tenaga kerja, dan mengoptimalkan produktivitas pertanian. Namun, keputusan petani dalam mengadopsi mesin combine harvester dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor apa yang paling mempengaruhi minat petani dalam mengadopsi combine harvester diantara faktor usia, pendidikan, tingkat luas lahan, pengalaman usahatani, dan jumlah produksi di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan model regresi logistik biner untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi minat petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi secara nyata dan signifikan terhadap minat petani adalah luas lahan dan jumlah produksi. Sedangkan variabel lain seperti usia, tingkat pendidikan, dan pengalaman berusahatani tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat petani dalam memutuskan menggunakan mesin combine harvester sebagai alat panen. Kesimpulanya luas lahan dan jumlah produksi tinggi merupakan variabel yang menentukan keputusan petani dalam menggunakan mesin combine harvester
Downloads
References
Afif, Z., Azhari, D. S., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian Ilmiah ( Kuantitatif ) Beserta Paradigma , Pendekatan ,. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(3), 682–693.
Hidayatulloh, R., Hendrawan, A. B., & Sanjaya, F. L. (2018). Uji Kinerja Dan Kapasitas Mesin Pemanen Padi Simple Harvester. 71, 1–6.
Harahap, J., Sriyoto, S., & Yuliarti, E. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Petani Salak Dalam Memilih Saluran Pemasaran. Jurnal AGRISEP, 17(1), 95–106. https://doi.org/10.31186/jagrisep.17.1.95-106
Harefa, C. D. 2019. Tingkat Adopsi Teknologi Petani Terhadap Program Peningkatan Produktivitas Padi Sawah (Kasus: Desa Lubuk Bayas Kec. Perbaungan Kab. Serdang Bedagai). (Skripsi). Medan. Universitas Sumatera Utara.
Jannah, A. R., Toiba, H., & Andriatmoko, N. D. (2019). Niat adopsi petani dalam menggunakan teknologi combine harvester. Habitat, 30(2), 71-78.
Purba, T., Anshori, D., & Suheiti, K. (2015). Inovasi Teknologi Mesin Panen Mini Combine Harvester Mendukung Penanganan Panen dan Pascapanen Padi di Kalimantan Barat. 1382–1386.
Kee, K. F. (2017). Adoption and Diffusion. The International Encyclopedia of Organizational Communication, 1–14. https://doi.org/10.1002/9781118955567.wbieoc058
Priyadi, R., Nuryati, R., & Faqihuddin. (2022). Perilaku Petani Terhadap Adopsi Teknologi M-Bio untuk Pengembangan Usahatani Agroforestri. Sarwahita, 19(01), 65–82. https://doi.org/10.21009/sarwahita.191.7
Saputra, H. (2021). Analisis Kelayakan Mesin Combine Harvester dari Aspek Teknis, Finansial dan Sosial Budaya pada Usaha Tani Padi di Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Journal of the Japan Society for Precision Engineering, 87(12), 947–947. https://doi.org/10.2493/jjspe.87.947
Widya, W., Teguh, S., & Risqi, S. F. (2024). Pengambilan Keputusan Petani Padi dalam Menggunakan Combine Harvester di Desa Kepuhkajang Kecamatan Perak. 11, 556–565.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2025 Anisa Aulia, Henik Prayuginingsih, Wardatus Sholihah, Firlana Rosa (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

