Potensi Pertumbuhan dan Hasil Tujuh Varietas Bawang Merah Asal Jawa Timur Di Lahan Kering Dataran Rendah
DOI:
https://doi.org/10.47134/trilogi.v4i2.1687Keywords:
bawang merah, varieatas, pertumbuhan, hasil, lahan kering, dataran rendahAbstract
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas hortikultura strategis yang produktivitasnya sangat dipengaruhi oleh kesesuaian varietas dengan kondisi lingkungan. Lahan kering dataran rendah memiliki potensi pengembangan, namun menghadapi kendala suhu tinggi dan ketersediaan air terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pertumbuhan dan hasil tujuh varietas bawang merah asal Jawa Timur pada kondisi lahan kering dataran rendah. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember pada Maret–Juni 2024 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor, terdiri dari tujuh varietas dan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, diameter umbi, jumlah umbi per rumpun, bobot kering umbi, dan umur panen. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi nyata antar varietas. Rubaru (V3) dan Manjung (V4) unggul pada pertumbuhan vegetatif, sedangkan Superphilip (V5) dan Batu Ijo (V7) menghasilkan diameter dan bobot umbi lebih besar. Rubaru (V3) dan Biru Lancor (V6) menghasilkan jumlah umbi lebih banyak per rumpun, sementara Bauji (V1) dan Manjung (V4) memiliki umur panen lebih singkat. Kesimpulannya, pemilihan varietas bawang merah di lahan kering dataran rendah perlu disesuaikan dengan tujuan budidaya, baik untuk produktivitas tinggi per umbi, jumlah umbi lebih banyak, maupun panen lebih cepat
Downloads
References
Aryani, N. S. (2024). Pengaruh Varietas terhadap Pertumbuhan, Hasil, dan Kebutuhan Air Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L. var. aggregatum) di Lahan Kering. Institut Pertanian Bogor.
Azzah, Z. N. (2024). Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati dan Pupuk Anorganik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium cepa L. Aggregatum group) di Luar Musim. Skripsi. Universitas Sebelas Maret.
Choiriyah, N. (2020). Pengaruh Varietas dan Zat Pengatur Tumbuh terhadap Pertumbuhan Vegetatif dan Generatif Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Politeknik Negeri Jember.
Edi, S. (2019). Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Bawang Merah pada Dua Cara Tanam di Lahan Kering Dataran Rendah Kota Jambi. Jurnal Agroecotania, 2(1), 1–10.
Falah, R., Azizah, E., & Syafi'i, M. (2023). Karakterisasi Penampilan Agronomi Beberapa Aksesi Bawang Merah (Allium cepa L.) di Dataran Rendah Karawang. Jurnal Agrotek Indonesia, 8(1), 12–20.
Fitriani, R., Rahayu, R., & Suryani, L. (2023). Pengaruh Perbedaan Varietas terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) di Lahan Kering Lombok Timur. Jurnal Agroteknologi Tropika, 12(2), 88–96.
Handayani, T., & Puspitasari, E. (2021). Adaptasi Varietas Bawang Merah Lokal pada Kondisi Kekeringan di Dataran Rendah. Jurnal Produksi Tanaman, 9(6), 541–548.
Medayanti, I., Kartina, K., & Susiyanti, S. (2022). Respons Pertumbuhan Tiga Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal Biji Botani yang Diberi Kombinasi Pupuk Fosfor dan Nitrogen. Jurnal Pertanian Tropika, 9(2), 45–56.
Mushollimin, A. (2025). Pertumbuhan dan Hasil Berbagai Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Kondisi Ketersediaan Air Terbatas. Skripsi. Universitas Jambi.
Nurwahdani, S., Handayani, R. S., & Ismadi, I. (2024). Perbandingan Pertumbuhan dan Hasil Berbagai Varietas Bawang Merah (Allium cepa) di Lahan Gambut Meulaboh Aceh Barat. Jurnal Agroekoteknologi, 14(1), 1–9.
Prasetyo, D., & Kurniawan, A. (2022). Evaluasi Hasil Beberapa Varietas Bawang Merah pada Musim Kemarau. Jurnal Hortikultura Indonesia, 13(1), 34–42.
Putri, D. A., & Susanto, H. (2020). Respon Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada Lingkungan Terkendali dan Lahan Kering. Agrovigor, 3(1), 17–25.
Saragih, C. L., Azhimah, F., & Sitepu, H. P. (2023). Pertumbuhan dan Hasil Produksi Beberapa Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Dataran Tinggi akibat Pemberian Kompos. Jurnal Agroteknosains, 7(1), 33–42.
Susiyanti, S., Kartina, K., & Medayanti, I. (2022). Pengaruh Kombinasi Pupuk Fosfor dan Nitrogen terhadap Pertumbuhan Tiga Varietas Bawang Merah Asal Biji Botani. Jurnal Agroteknosains, 6(2), 55–64.
Utami, R., & Setiawan, E. (2024). Pengaruh Cekaman Air terhadap Produktivitas Varietas Unggul Bawang Merah. Jurnal Agrotek Indonesia, 9(1), 25–33.
Yuliasari, S., Miswarti, M., & Mikasari, W. (2022). Kajian Paket Teknologi Budidaya Bawang Merah Dataran Tinggi Musim Kemarau di Kabupaten Rejang Lebong. Agrihumanis: Journal of Agriculture and Human Resource Development, 3(2), 77–85.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2025 Abdul Jalil, Andri Wahyudi, Alvan Maulana Azzaini (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

