Analisa Jumlah Kandungan Bakteri Penambat Nitrogen Pada Kasgot Yang Dihasilkan Dari Berbagai Perlakuan

Authors

  • Yuvita Siswanti Universitas Muhammadiyah Jember
  • Rohimatush Shofiyah Universitas Muhammadiyah Jember
  • Musarofa Universitas Muhammadiyah Jember

DOI:

https://doi.org/10.47134/trilogi.v5i2.1652

Keywords:

Bakteri Penambat Nitrogen, Kasgot, magot

Abstract

Kasgot merupakan sisa hasil pencernaan (residu) dari larva lalat Hertia illucens (Black Soldier Fly). Kasgo sendiri mengandung berbagai jenis mikroba yang sangat berguna untuk kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman seperti bakteri penambat nitrogen, bakteri pelarut Fosfat, serta mikroba penghasil zat pengatur tumbuh (ZPT). Bakteri Penambat Nitrogen merupakan salah satu jenis mikroba tanah yang berperan dalam penyediaan dan penyerapan unsur hara bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk melihat jumlah bakteri penambat Nitrogen yang terkandung dalam kasgot dari berbagai variasi perlakuan pemberian pakan maggot. Adapun menurut penelitian yang telah dilakukan, lama waktu bakteri untuk memperbanyak dirinya bergantung pada berbagai faktor, salah satunya adalah media tumbuh dan makan yang berada disekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kasgot yang berasal dari pakan nasi basi memiliki jumlah bakteri penambat nitrogen tertinggi (5,50 × 10⁷ CFU/mL), kasgot yang berasal dari pakan produk kadaluarsa dan hasil fermentasi (3,35 × 10⁵ CFU/mL) dan yang terendah pada pakan sayur dan buah (8,50 × 10⁴ CFU/mL).Kasgot yang memiliki kandungan nitrogen total (N-Total) yang lebih tinggi cenderung memiliki jumlah bakteri penambat nitrogen yang lebih banyak. kasgot dari pakan nasi basi memiliki potensi terbaik sebagai pupuk organik karena memiliki jumlah bakteri penambat nitrogen yang tinggi serta kandungan N-total yang cukup tinggi

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, H., Warid, & Musadik, I.M. (2023). Kandungan Nutrisi Kasgot Larva Lalat Tentara Hitam (Hermetia illucensi) Sebagai Pupuk Organik. JIPI. 25(1): 12-18.

Bahri, S. (2022). Respon Tanaman Kedelai Hitam (Glycine Max(L) Merrill) Terhadap Dosis Kasgot dan Pupuk Kalium (KCl). Jurnal Agro Silampari, 11(1), 28-36

Barragan-Fonseca, K. B., Dicke, M., & Van Loon, J. J. (2017). Nutritional Value of the Black Soldier Fly (Hermentia illucens L.) and its Suitability as Animal Feed – A Review. Journal of Insects as Food and Feed, 3(2), 105-120.

Ekawandai, N., & Halimah, N. (2021). Pengaruh Penambahan Mikroorganisme Lokal (MOL) Dari Nasi Basi Terhadap Pupuk Cair Cangkang Telur. BIOSFER, J.Bio. & Pend.Bio, 6(2), 78-85.

Gold, M., Tomberlin, J. K., Diener, S., Zurbrügg, C., & Mathys, A. (2018). Decomposition of biowaste macronutrients, microbes, and chemicals in black soldier fly larval treatment: A review. Waste Management 82, 302-318.

Kusumawati, P. E., Dewi, Y. S., & Sunaryanto, R. (2020). Pemanfaatan Larva Lalat Black Soldier Fly (Hermetia illucens) Untuk Pembutaan Pupuk Kompos Padat dan Pupuk Kompos Cair. TechLINK, Jurnal Teknik Lingkungan, 4(1), 1-12.

Mustamin, H. A., Larasati, R. P., & Ketut Sumada. (2020). Studi Kesesuaian Mikroorganisme Pada Pengolahan Limbah Cair Industri. ChemPro, Journal of Chemical and Process Engineering, 1(2), 45-52.

Purnomo, E. A., E. Sutrisno., & S. Sumiyati, (2017). Pengaruh Variasi C/N Rasio Terhadap Produksi Kompos dan Kandungan Klaium (K), Pospat (P) dari Batang Pisang Dengan Kombinasi Kotoran Sapi Dalam Sistem Vermicomposting, J. Teknik Lingkungan, 6(2),1-9.

Rismayani, Desi., Annisa Aulia., Tota Nopiyanti., Resti Rahayu, & M.Idris. (2024). Biology of Black Soldier Fly (Hermetia illucens) and Utilization of its Waste (Maggot Frass) for Plant Growth: A Literature Review. Jurnal Biologi Tropis, 24(3), 273-291.

Sepriawan. 2022. Efektivitas Pupuk Organik Pada Kasgot Terhadap Produktivitas Cabai Pelangi (Capsicum annum L. Varietas Ayesha). Skripsi. Program Studi Pendidikan Biologi. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Universitas Raden Intan Lampung

Subagiyo, S., Margino, S., & Triyanto, T. (2016). Pengaruh Penambahan Berbagai Jenis Sumber Karbon, Nitrogen Dan Fosfor Pada Medium deMan, Rogosa and Sharpe (MRS) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Asam Laktat Terpilih Yang Disolasi Dari Intestinum Udang Penaeid. Jurnal Kelautan Triopis, 18(3),

Susilo, H., Nurmayulis, N., Syahbana, M.A., & Sodiq, A.H. (2024). The Potential of Frass BSF as an Organic Fertilizer for Making Sustainable agriculture a reality. Jurnal Biologi Tropis, 24(2), 209-217.

Wardani, Oktaviani Kusuma., Wisnu Broto, & Fahmi Arifan. (2021). Pembuatan Mikroorganisme Lokal Berbasis Limbah Organik Sebagai Aktivator Kompos Di Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Inisiatif: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 63-66.

Widyastuti, S., & Sardin, S. (2021). Pengolahan Sampah Organik Pasar Dengan Menggunakan Media Larva Black Soldier Flies (Bsf). WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 19(01), 1-13.

Witasari, Wianthi Septia., Khalimatus Sa’diyah., & Mohammad Hidayatullah. (2021). Pengaruh Jenis Komposter dan Waktu Pengomposan Terhadap Pembuatan Pupuk Kompos dari Activated Sludge Limbah Industri Bioetanol. Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan, 5(1), 31-40

Ziliwu, Y. M., & Lase, N. K. (2025). Peran Mikroorganisme dalam Proses Degradasi Bahan Organik. Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 2(1), 132-141.

Published

2026-03-30

How to Cite

Siswanti, Y., Shofiyah, R., & Musarofa, M. (2026). Analisa Jumlah Kandungan Bakteri Penambat Nitrogen Pada Kasgot Yang Dihasilkan Dari Berbagai Perlakuan. Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Dan Eksakta, 5(2), 120–127. https://doi.org/10.47134/trilogi.v5i2.1652

Issue

Section

Articles

Categories